0

7 Jenis Tes Kesehatan Yang Harus Dilakukan Sebelum Menikah

Sebelum menikah selain masalah finansial dan materi yang harus dipersiapkan, persiapan mental dan kesehatan pun tak boleh luput dari pemeriksaan. Hal ini bertujuan untuk menghindari berbagai permasalahan yang akan mendatang terutama bagi kamu yang ingin segera mendapatkan momongan. Untuk itu tes kesehatan pun menjadi alternatif jalan keluar yang harus dilakukan setiap pasangan baik itu laki-laki dan perempuan.

Waktu yang tepat melakukan pemeriksaan kesehatan pra nikah yaitu enam bulan sebelum menjelang hari pernikahan. Kedua pasangan pun akan mengetahui secara pasti kondisi kesehatan pasangan masing-masing sebelum menikah. Apabila terdapat masalah, maka dapat ditangani dengan cepat dan tepat sehingga dapat meminimalisir resiko yang terjadi setelah menikah nanti.

Macam-Macam Tes Kesehatan Pra Nikah Yang Wajib Dilakukan

pra nikahAdapun tes kesehatan yang harus dilakukan sebelum menikah, yaitu :

  1. Cek Darah
    Hal yang perlu dilakukan adalah dengan mengecek darah, tes darah wajib dilakukan oleh pasangan tersebut. Pemeriksaan darah meliputi kadar hemoglobin, hematokrit, sel darah putih dan faktor pembekuan darah. Bagi calon ibu, pemeriksaan hb perlu dilakukan untuk melihat apakah mengalami penyakit anemia atau tidak. Tak hanya itu pemeriksaan darah juga bertujuan untuk mengetahui kondisi diabetes dan kolesterol untuk mencegah penyakit jantung dan stroke. Ibu yang mengalami penyakit tersebut ketika hamil nanti beresiko mengalami keguguran atau bayi lahir tidak sempurna. Oleh karena itu pemeriksaan darah sangat perlu dilakukan.
  2. Golongan Darah dan Rhesus
    Mengecek golongan darah dan rhesus juga perlu dilakukan karena bila rhesus darah mu (-) dan calon suami (+) maka dapat membahayakan janin saat kehamilan nanti seperti kematian janin di dalam rahim, mengalami pembengkakakn pada hati, penyakit kuning, gagal jantung dan anemia. Bila rhesus darah diketahui secara pasti sebelum menikah dan hamil maka pencegahan pun dapat diantisipasi lebih baik sehingga mencegah hal-hal yang tidak di inginkan.
  3. Urinalisis Lengkap
    Tes urin sangat bermanfaat untuk memeriksa apakah adanya gejala penyakit tertentu seperti infeksi saluran kemih dan kondisi ginjal baik atau tidak. Seperti yang kita kethaui penyakit infeksi saluran kemih dapat beresiko bagi ibu dan bayi karena dapat menyebabkan bayi lahir prematur, berat janin rendah dan resiko kematian saat persalinan.
  4. Tes Pemeriksaan Penyakit Hereditas (Penyakit Turunan)
    Menurunkan penyakit pada sang buah hati tentu menjadi hal yang tidak di inginkan, oeh karena itu lakukan pemeriksaan hereditas terhadap penyakit-penyakit turunan seperti penyaki Thalassemia, Hemofilia dan SCD (Sickle Cell Disease) agar anakmu kelak tidak menderita penyakit yang sama.
  5. Tes TORCH
    Tes ini wajib dilakukan terutama bagi anda yang memiliki hewan peliharaan. Penyakit TORCH merupakan penyakit yang disebabkn oleh tumbuhnya parasit Toxoplasma, virus Rubella dan virus Cytomegalo yang bisa ditularkan oleh hewan peliharaan seperti kucing dan anjing. Penyakit ini tentu dapat membahayakan kehamilan nantinya bahkan menganggu kesuburan kandunganmu.
  6. Tes Organ Reproduksi dan Kesuburan
    Tes organ reproduksi wajib hukumnya dilakukan oleh setiap pasangan, hal ini bertujuan untuk mengetahui apakah organ reproduksi kita sehat atau tidak. Biasanya wanita harus melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui kondisi rahim, saluran telur, indung telur apakah ada semacam kista ovarium, polip atau bahkan tumor yang dapat menghambat progam kehamilan. Sedangkan untuk pria biasanya dilakukan pemeriksaan fisik seperti penis, skrotum, prostat, dan hormon FSH yang berperan untuk pembentukan sperma serta kadar hormon testosteron.
  7. Tes Pemeriksaan Penyakit Menular
    Yang terakhir adalah yang paling penting yaitu memeriksakan apakah kita mengidap penyakit menular atau tidak seperti HIV, Hepatitis B dan Hepatitis C. Meskipun kita tidak pernah mengeluh apapun, namun penyakit-penyakit tersebut memang lah berbahaya dan sulit untuk di deteksi karena kita menunjukan gejala secara peasti dan pemeriksaannya pun harus dilakukan dengan prosedur tertentu.

Meskipun KUA sangat menyarankan untuk pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu sebelum melaksanakan pernikahan, namun nyatanya masih tetap saja pasangan yang akan menikah enggan melakukan tes kesehatan dengan berbagai alasan padahal manfaatnya sangatlah besar untuk kedepannya nanti. Semoga artikel diatas dapat menambah wawasan anda. SEMOGA BERMANFAAT

| 7 Jenis Tes Kesehatan Yang Harus Dilakukan Sebelum Menikah

Risma

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *